Pada tanggal 13 April 2022, FK UIN Jakarta melakukan audiensi dengan Ketua  Kolegium Obstetri Ginekologi Indonesia Prof. Dr. dr Wachyu Hadisaputra, SpOG -KFer. Pada audiensi ini disampaikan rencana FK UIN untuk membuka program studi Obstetri Ginekologi (Obgin). Pilihan pembukaan program studi Spesialis Obgin ini karena jumlah  spesialis Obgin yang  masih  belum mencukupi  kebutuhannya  di Indonesia. Hal ini juga sesuai  dengan arahan dari Wakil Menteri Kesehatan pada saat audiensi dengan FK UIN bulan Februari lalu  juga sesuai dengan diskusi pada saat audiensi dengan calon institusi pendamping Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Rektor UIN juga sangat mendukung usulan pembukaan program studi Spesialis ini.

Pada saat audiensi Prof Wahyu menyampaikan bahwa sampai saat ini terdapat 16 senter atau institusi Pendidikan Obstetri Ginekologi dan akan menyusul 3 institusi pendidikan lainnya. Ketua Kolegium juga menyampaikan bahwa Institusi Pendidikan yang boleh mengusulkan untuk pembukaan program studi spesialis  (IPDS) adalah Fakultas Kedokteran atau Prodi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter  yang sudah berakreditasi A atau Unggul seperti halnya FK UIN Jakarta.  Langkah yang ditempuh dalam pembukaan program studi  spesialis 1 adalah  membuat rancangan program akademik dalam bentuk  proposal pembukaan program studi yang  kemudian  mendapat rekomendasi dari  Senat Universitas untuk kemudian dibuatkan surat keputusan rektor. Selanjutnya mendapatkan rekomendasi dari Fakultas Kedokteran pendamping, rekomendasi dari Kolegium Kedokteran dan terakhir mendapatkan rekomendasi Konsil Kedokteran Indonesia baru  diberikan  ijin operasional yang teregistrasi di Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Silemkerma DIKTI) – LAM PTKes.

Pada kesempatan ini pula Dekan FK UIN Jakarta  memberikan gambaran dan sejarah singkat tentang   Fakultas Kedokteran UIN Jakarta  yang berdiri pada tahun 2005 dengan nama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (FKIK)  dengan FKUI sebagai pengampu,  setelah Institut Agama Islam Negeri ( IAIN)  berkembang  menjadi  Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta  pada tahun 2003.  Dekan pertama adalah  Prof. dr. MK Tajudin, mantan rektor Universitas Indonesia. Sejak tahun 2018  menjadi  Fakultas Kedokteran  dengan RS Pendidikan Utama adalah  RSUP Fatmawati sejak tahun 2007 dan RS Haji sebagai RS Pendidikan milik UIN Syarif Hidayatullah sejak 2021. Pada akhir Desember 2021, program studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter memperoleh akreditasi A.

Ketua Kolegium Obgin sangat mendukung upaya pembukaan prodi spesialis Obgin yang memang sudah sesuai dengan alurnya dengan melakukan audiensi awal ke Kolegium. Pada hari yang sama FK UIN juga melakukan pertemuan dengan Bagian Obstetri Ginekologi FKUI untuk mendukung pembukaan prodi Obgin. (FNA)

Share This