Osteoarthritis adalah penyakit peradangan kronik pada sendi sinovial. Penyakit ini merupakan jenis peradangan sendi yang paling banyak terjadi pada manusia di seluruh dunia, sekitar 250 juta manusia terkena osteoarthritis.

Osteoarthritis paling banyak terjadi pada usia 65 tahun atau lebih, prevalensi wanita lebih banyak dibandingkan pria. Insiden terjadinya Osteoarthritis meningkat pada kelompok obesitas.

Sendi lutut adalah sendi sinovial terbesar pada manusia. Pada sendi ini terdapat pertemuan dua tulang yaitu tulang femur bagian bawah dan tulang tibia bagian atas, setiap ujung tulang ini terdapat tulang rawan yang memungkinkan kedua tulang bergerak tanpa ada nya gesekan satu sama lain. Pada Osteoarthritis, terjadi kerusakan tulang rawan sehingga kedua tulang langsung bergesekan ketika bergerak dan menyebabkan nyeri. Pada sendi lutut, selain tulang dan tulang rawan, terdapat anatomi lain yaitu ligamen dan sinovium membran.

Penyebab Osteoarthritis sebelumnya hanya diketahui konsekuensi dari proses penuaan dan stress mekanik pada sendi, namun penelitian terkini menunjukan Osteoarthritis dihasilkan dari multifaktorial meliputi integritas sendi, faktor genetik, inflamasi lokal, tekanan mekanik dan proses sel serta biokimia.

Terdapat berbagai faktor resiko yang dapat menyebabkan Osteoarthritis, yaitu :
• Usia tua
• wanita
• Obesitas
• Kerusakan sendi baik karena pekerjaan berat atau kecelakaan
• Riwayat Osteoarthritis pada keluarga

 

Penderita osteoarthritis biasanya mengeluhkan :
• Nyeri pada sendi, terutama ketika digerakan
• Sendi terasa kaku, terutama ketika bangun tidur
• Pembengkakan sendi
• Perubahan bentuk sendi, seperti sendi menjadi bengkok atau muncul benjolan
• Sendi tidak dapat digerakan sempurna sehingga menggangu aktivitas.

Pengobatan osteoarthritis lutut terbagi menjadi dua metode, yaitu konservatif dan operatif. Pengobatan konservatif akan dipilih ketika awal pasien menderita osteoarthritis, pengobatan konservatif meliputi modifikasi aktifitas fisik, menurunkan berat badan, latihan memperkuat otot dan pemberian obat pereda nyeri. Apabila pengobatan konservatif dianggap gagal, maka dilakukan terapi operatif. Terapi operatif meliputi perbaikan tulang rawan, osteotomi dan penggantian sendi lutut.

Kapan penderita osteoarthritis lutut datang ke dokter ?
Sebaiknya dilakukan sedini mungkin konsultasi dengan dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi, karena osteoarthritis tidak bisa sembuh tetapi tujuan pengobatan adalah mengurangi frekuensi kekambuhan dan mencegah kerusakan sendi semakin berat

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah osteoarthritis lutut sejak usia muda ?
Pencegahan osteoarthritis lutut melalui mengontrol berat badan tetap ideal, olahraga untuk memperkuat otot disekitar lutut (olahraga yang disarankan berenang dan sepeda) dan mencegah benturan hebat pada lutut. (dr. Fernaldi Anggadha)

referensi
1. Solomon L, et al. Apley’s system of orthopaedics and fractures. 9th ed. London : Hodder Arnold; 2010
2. Salter, Robert B. Textbook of Disorders and Injuries of The Musculoskeletal System. 3rd ed. Pennsylvania : Lippincott William and Wilkins. 1999
3. Michael A mon, et al. Knee Osteoarthritis: A Primer. NCBI. 2017 [internet] : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5638628/
4. Juan C mora, et al. Knee osteoarthritis: pathophysiology and current treatment modalities. NCBI. 2018 [internet] : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6179584/

Share This