11 Dokter Muslim Resmi Disumpah pada Hippocratic Oath Sumpah Dokter ke-55 FK UIN Jakarta
11 Dokter Muslim Resmi Disumpah pada Hippocratic Oath Sumpah Dokter ke-55 FK UIN Jakarta

Auditorium M.K. Tadjudin, Berita FK Online - Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Hippocratic Oath atau Sumpah Dokter Fakultas Kedokteran ke-55 di Auditorium M.K. Tadjudin, Selasa (10/2/2026). Pada kesempatan ini, sebanyak 11 dokter muslim secara resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai bentuk komitmen moral, etika, dan tanggung jawab dalam menjalankan praktik kedokteran.

Kegiatan sumpah dokter ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS, Wakil Dekan Bidang Akademik (Wadek I), Dr. dr. Fika Ekayanti, M.Med.Ed, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum (Wadek II), Dr. dr. Erike Anggraini Suwarsono, M.Pd., Sp.M.K., Ketua Program Studi Profesi Dokter, dr. Risahmawati, Ph.D., serta Ketua Program Studi Kedokteran, dr. Marita Fadhilah, Dr.Med.Sc.

Turut hadir pula sejumlah tamu undangan, di antaranya Kasubdit Pendidikan Mahad Aly Kementerian Agama RI, Dr. Mahrus, M.Ag., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tangerang Selatan, dr. Dwi Putri Ayu, serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dr. Syaifullah, MARS, MM, FISQua, FIHFAA.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa sumpah dokter bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan akademik dan profesional.

“Di sinilah kita menerima tantangan yang jauh lebih berat dan besar, baik untuk profesi kedokteran maupun dalam menjaga kode etik sebagai bagian dari sivitas akademika UIN Jakarta,” jelasnya.

Kasubdit Pendidikan Mahad Aly Kementerian Agama RI, Dr. Mahrus, M.Ag., turut menekankan bahwa lulusan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta memiliki keunggulan sekaligus tanggung jawab sebagai dokter muslim. Menurutnya, identitas tersebut tidak hanya melekat pada aspek keilmuan, tetapi juga pada karakter, nilai spiritual, dan etika pelayanan terhadap pasien.

Ia menegaskan bahwa dokter muslim dituntut menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, akhlak, serta integritas dalam menjalankan profesi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS, menyampaikan bahwa profesi dokter memiliki peran strategis sebagai penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Menurutnya, dokter tidak hanya dituntut kompeten secara keilmuan, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kemanusiaan.

“Sesuai dengan Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 104, sebentar lagi Anda siap menjadi bagian dari kelompok yang mengajak kepada kebaikan. Itu adalah tugas dokter, berjalan dan mengajak di atas kebaikan,” ungkapnya.

Adapun 11 dokter yang disumpah pada Sumpah Dokter Fakultas Kedokteran UIN Jakarta ke-55, yaitu:

  1. dr. Aditya Rifki Arsana
  2. dr. Aghni Khoirun Nisa
  3. dr. Della Zurahma
  4. dr. Dendy Amandyka M.
  5. dr. Moh. Andre Yudha Pratama
  6. dr. M. Hafizd Muftahuddin
  7. dr. Novya Sekar Nurul Iman
  8. dr. Salsabila Rahmani
  9. dr. Selma Az-Zahra Irmansyah
  10. dr. Shafira Khairunnisya
  11. dr. Tresna Rachmadi

Penyelenggaraan Sumpah Dokter ke-55 ini menandai kesiapan para lulusan Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UIN Jakarta untuk memasuki dunia pengabdian sebagai tenaga medis, dengan berpegang teguh pada nilai etik profesi, keilmuan, dan nilai keislaman yang menjadi karakter UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.