drg. Laifa Annisa Paparkan Dukungan FK UIN Jakarta bagi Mahasiswa hingga Alumni
drg. Laifa Annisa Paparkan Dukungan FK UIN Jakarta bagi Mahasiswa hingga Alumni

Berita FK UIN Online - Dalam memberikan dukungan kepada pengembangan kemampuan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada bidang akademik dan non akademik, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, drg. Laifa Annisa Hendarmin, Ph.D., berikan pengertian dan paparan dukungan kegiatan mahasiswa diluar pembelajaran kelas (23/9).

Memulai pemaparan, drg. Laifa menjelaskan bahwa FK UIN Jakarta memiliki organisasi mahasiswa seperti, Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Organisasi Peminatan dan Keilmuan (OPK FK), UIN Syahid Medical Rescue (USMR) yakni USMR adalah organisasi otonom di bawah FK UIN Jakarta yang bergerak khusus di bidang medis kegawatdaruratan (medical rescue), penanggulangan bencana, dan pertolongan pertama (first aid).

Adapun organisasi otonom yang berfokus pada dunia penelitian ilmiah, kajian media dan pengembangan nalar kritis yakni Medical Researcher Community (MERCY), selain itu terdapat organisasi yang berfokus kepada kegiatan mahasiswa kedokteran independen, nasional, inklusif, dan non-politis yang berfokus pada kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat  juga berafiliasi secara internasional dengan IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations) yakni Center of Indonesian Medical Student Activity (CIMSA).

FK UIN Jakarta turut mendukung jejaring global mahasiswa kedokteran dengan memiliki program pengembangakan akademik untuk mahasiswanya melalui program pertukaran mahasiswa atau Exchange Student, FK UIN Jakarta menjalin kerjasama dengan sejumlah universitas luar negeri, di antaranya Tohoku University, Chiang Mai University dan universitas di Taiwan yang sudah berjalan selama beberapa tahun. Begitupun sebaliknya, FK UIN Jakarta menerima mahasiswa asing untuk berinteraksi dan mengikuti kegiatan pembelajaran di FK UIN Jakarta.

Selain itu, program beasiswa selalu berjalan untuk memfasilitasi pembelajaran bagi mahasiswa di fakultas, “Mengenai scholarship di FK UIN, ada beberapa beasiswa yang pertama adalah KIP, Beasiswa Indonesia Bangkit, beasiswa Afirmasi Kementerian Kesehatan atau Kemenkes, serta beasiswa eksternal dan internal lainnya, salah satunya seperti Social Trust Fund”  tuturnya.

Melihat fokus sebagai wakil dekan yang menaungi kegiatan alumni, drg. Laifa turut memberikan pemaparan dengan mengenalkan mengenai Career Development Unit (CDU) dan Pendampingan Alumni, unit ini berperan dalam mendampingi alumni setelah menyelesaikan pendidikan di bawah pimpinan. FK UIN Jakarta berikan jaminan kepada mahasiswanya dengan bimbingan yang diberikan hingga alumni.

“Jadi ketika sudah lulus pu mereka akan dapat mentoring, biasanya ketika memiliki keinginan menjadi spesialis. Jadi mereka akan dikasih mentoring untuk menghadapi dan menjalankan program lanjutan spesialis,” jelasnya. 

Sebagai penutup pemaparan, drg. Laifa menjelaskan bahwa FK UIN Jakarta juga menyediakan sistem pengaduan sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan kesejahteraan mahasiswa. Melalui layanan tersebut, mahasiswa maupun orang tua dapat menyampaikan aduan terkait berbagai persoalan yang dialami, termasuk dugaan kekerasan verbal maupun bentuk kekerasan lainnya. 

Tentunya, fakultas juga menyediakan akses pengaduan melalui email agar mahasiswa dan orang tua dapat menyampaikan laporan serta memperoleh tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. 

(MA/NIS)