FK UIN Jakarta dan Japan Trust Bank Gelar CSR Kesehatan Telinga di Ponpes Asshiddiqiyah
Jakarta, Berita FK Online — Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkolaborasi dengan Japan Trust Bank (J Trust Bank) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pendengaran Terjaga, Masa Depan Terpelihara” di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada edukasi kesehatan telinga dan pendengaran bagi santri tingkat Sekolah Dasar. Sebanyak 30–40 santri mengikuti rangkaian kegiatan edukasi, workshop interaktif, hingga pemeriksaan dan pembersihan serumen telinga oleh dokter.
Operation Division Japan Trust Bank, Silva Kusuma Dewi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen J Trust Bank dalam mendukung pembangunan kesehatan generasi muda.
“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah pada generasi muda. Melalui program CSR ini, kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan anak-anak, khususnya kesehatan telinga dan pendengaran, agar mereka dapat tumbuh dan belajar secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara sektor akademik dan korporasi menjadi model kolaborasi yang strategis dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Mewakili Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, dr. Khairul Annam, Sp.THT., BKL, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mandat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan literasi kesehatan telinga dan pendengaran sejak usia dini, sekaligus membentuk perilaku hidup sehat pada anak-anak pesantren. Edukasi ini tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga aplikatif melalui pemeriksaan langsung oleh dokter,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kesehatan pendengaran memiliki peran penting dalam proses belajar anak. Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada prestasi akademik maupun perkembangan sosial anak.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dari program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan antara FK UIN Jakarta dan mitra strategis,” tambahnya.
Materi Edukasi dan Pemeriksaan Telinga
Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal santri mengenai kesehatan telinga dan pendengaran. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi edukasi pleno yang membahas fungsi telinga dan proses mendengar, pengenalan serumen (kotoran telinga), cara membersihkan telinga yang aman, serta dampak penggunaan gadget dan paparan bising terhadap pendengaran.
Metode pembelajaran dikemas secara interaktif melalui diskusi kelompok kecil, aktivitas mitos dan fakta, studi kasus kebiasaan sehari-hari, serta sesi tanya jawab. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pembersihan serumen telinga sesuai indikasi medis sebagai bentuk intervensi promotif dan preventif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut drg. Laifa Annisa Hendarmin, Ph.D., yang juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini sebagai bagian dari penguatan peran fakultas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Evaluasi ini menjadi bagian dari pengukuran outcome program guna memastikan efektivitas edukasi yang dilakukan.
Sebagai informasi, program ini merupakan bagian dari agenda Medical Research and Community Services Unit (MRCU) Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berfokus pada edukasi berbasis bukti (evidence-based health education) dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan akademik dan sektor korporasi.
Foto Dokumentasi:


(AAS/NIS)
