FK UIN Jakarta Gandeng YKPI Gelar Pemeriksaan Mammografi
Kampus PPG, Berita FK Online - Rangkaian Dies Natalis ke-69 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan tidak hanya berkutat dengan acara seremonial saja, namun kebermanfaatannya layak diuji. Pemeriksaan Mammografi sebagai upaya pencegahan kanker payudara bagi perempuan sehat dan berkualitas dilaksanakan di Kampus PPG UIN Jakarta, Jum’at (21/8/2026). Dengan kurang lebih 50 peserta, pemeriksaan mammografi bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI)
Dihadiri oleh, Dekan FK UIN Jakarta sekaligus Ketua Panitia Spectra Dies Natalis ke-69, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. dr. Erike Anggraini Suwarsono, M.Pd., Sp.M.K., Kaprodi Kedokteran, dr. Marita Fadhilah, Dr.Med.Sc., Kaprodi Pendidikan Profesi Dokter, Risahmawati, Ph.D., Kabag TU FK, Sundus Nuzulia, S.Sos., M.Si. , Wakil Ketua YKPI, Titien Pamudji, Dokter Umum yang mendalami bidang onkologi dengan fokus pelayanan edukasi kanker di YKPI, dr. Martha Roida Manurung, beserta jajaran dan para peserta.
Dalam pembukaannya, Dekan FK UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki mengatakan bahwa rencana yang disusun untuk pelaksanaan pemeriksaan mammografi sudah satu tahun lamanya, sempat mengalami kegagalan untuk pelaksanaan, Dr. dr. Zaki menjelaskan terlaksananya pemeriksaan ini di tahun 2026 menjadi raihan yang dibanggakan dengan dampak kepada masyarakat yang baik.
“Kegiatan pagi ini tidak hanya seremonial, tp dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui kesehatan. Rasio laki laki dan perempuan sangat jauh di FK, itu bisa banding 30:70. saya kira ini hal penting untuk memastikan, bahwa kesehatan pada masa depan bangsa ini dan tentunya ibu ibu ini untuk harus dijaga sehat dan produktifnya. Apalagi kita menyongsong 2045. kita harap masyarakat indonesia memiliki kesehatan yg baik,” jelasnya.
Harapnya, kegiatan pemeriksaan mammografi tidak berhenti pada tahun 2026 saja. Namun, untuk Agustus pada tahun-tahun lainnya. Ia menekankan saat sambutan bahwa, ia memiliki tekad untuk terus melanjutkan pemeriksaan ini dan tidak berhenti pada Agustus 2026 ini saja.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua YKPI, Titien Pamudji menjelaskan bahwa kanker payudara merupakan masalah kesehatan terbesar dan penyebab kematian tertinggi perempuan Indonesia. Bahkan, menurut data terdapat sekitar 66.000 jumlah kasus baru kanker payudara di Indonesia. “Maka, yayasan kanker mempunyai visi yakni, indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut,” tuturnya.
Ia berikan edukasi mengenai program yang dimiliki YKPI, diantaranya sosialisasi deteksi dini kanker payudara dan praktek periksa payudara sendiri, operasional mobil unit mammografi ramah disabilitas, pelatihan pasien kanker payudara, dan pelatihan peningkatan kapasitas kader. “Kami berdiri dengan tagline ‘Saling jaga, saling peduli’,” ucapnya.
Melengkapi sesi edukasi, dr. Martha Roida berikan pembelajaran mengenai pemeriksaan dini kanker payudara. Ia menjelaskan YKPI memiliki cara deteksi dini kanker payudara yakni, Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), Pemeriksaan Oleh Tenaga Medis (SADANI) dan Pemeriksaan Penunjang oleh tenaga medis. Tambahnya, pada dasarnya kanker payudara tidak memiliki tanda tanda kepada penderitanya. Kanker akan terlihat perbedaannya ketika, kanker tersebut sudah mulai membesar. Diantara ciri-cirinya yakni, kulit payudara yang seperti kulit jeruk, benjolan pada area payudara, puting yang masuk ke dalam dan keluar cairan selain air susu.
Dr. Martha juga berikan harapannya untuk kegiatan ini bersifat berkelanjutan dengan kerja sama yang baik. “Pemeriksaan ini baru dilakukan pertama kalinya, insyaallah jadi komitmen kami supaya kita bisa lebih meningkatkan awareness dengan kanker payudara, baik di sivitas maupun masyarakat, semoga bisa continue,” harapnya.
Pemeriksaan dilaksanakan dari jam 08.00 hingga 12.00 didahului dengan edukasi kepada peserta. PPG menyediakan fasilitas ruangan pendukung untuk kegiatan pemeriksaan ini dilakukan.

(MA/NIS)
