FK UIN Jakarta Gelar Workshop Tata Kelola Kemahasiswaan, Susun Regulasi Adaptif dan Anti-Bullying
FK UIN Jakarta Gelar Workshop Tata Kelola Kemahasiswaan, Susun Regulasi Adaptif dan Anti-Bullying

Auditorium M.K Tadjudin, Berita UIN Online - Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Workshop Governance & Student Affairs sebagai upaya penguatan tata kelola organisasi kemahasiswaan sekaligus merancang ulang sistem pembinaan mahasiswa baru yang lebih adaptif dan aman, di Auditorium M.K Tadjudin, Sabtu-Ahad, (11-12/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola DEMA–SEMA–OPK dan Redesign Pembinaan Mahasiswa Baru FK yang Adaptif, Aman, Portfolio-Driven dan Anti-Bullying” ini diikuti oleh Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA), dan Organisasi Peminatan Kemahasiswaan (OPK) di FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu CIMSA, MERCY dan USMR.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini menjadi forum strategis untuk membahas pembentukan regulasi baru yang lebih relevan dengan perkembangan pendidikan kedokteran dan kebutuhan mahasiswa saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga menargetkan tersusunnya dokumen tata kelola organisasi, rencana kerja, serta panduan kaderisasi mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Dekan FK UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS., menekankan pentingnya perubahan budaya organisasi mahasiswa, khususnya dalam menghapus praktik senioritas dan membangun lingkungan yang lebih inklusif.

“Kita ingin membangun budaya yang meninggalkan senioritas dan menggantinya dengan mentorship. Organisasi harus menjadi ruang yang aman dan inklusif, bukan hanya bagi aktivis, tetapi juga bagi seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk aktif terlibat dalam diskusi guna menghasilkan regulasi yang lebih humanis.

“Forum ini adalah ruang bersama untuk menyusun tata kelola yang transparan dan kolaboratif. Kita ingin organisasi di FK menjadi lebih ramah bagi seluruh mahasiswa, termasuk yang tidak terlibat langsung dalam organisasi,” tambahnya.

Melalui sesi workshop dan diskusi kelompok, peserta diajak untuk melakukan pemetaan masalah (gap analysis), menyusun sistem kaderisasi, serta merancang pembinaan mahasiswa baru yang berorientasi pada pengembangan portofolio sejak awal perkuliahan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret FK UIN Jakarta dalam menciptakan ekosistem organisasi kemahasiswaan yang sehat, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan, sejalan dengan tuntutan pendidikan kedokteran modern yang menekankan profesionalisme dan integritas.

seminar anti bullying 1 seminar anti bullying 4

(AAS/NIS)