IMMAN 2026 Sukses Digelar, FK UIN Jakarta Perkuat Kolaborasi Riset Obesitas di Tingkat Internasional
Gedung Kedokteran, Berita FK Online - Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan The 8th International Meeting and Medical Network (IMMAN) 2026 pada (5-7/8/2026) dengan mengusung tema “From Fat to Fact”, yang mempertemukan akademisi, peneliti, klinisi, tenaga kesehatan, dan mahasiswa untuk membahas obesitas dari berbagai perspektif keilmuan.
IMMAN 2026 menjadi forum ilmiah yang mengangkat isu obesitas secara komprehensif, mulai dari aspek metabolik, gaya hidup, klinis, hingga penelitian laboratorium. Pembahasan lintas perspektif tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai obesitas sekaligus mendorong pengembangan penelitian di bidang kedokteran dan ilmu biomedis.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara internasional dari Kanada, Malaysia, Jepang, dan Inggris. Selain itu, profesor dan dosen dari Program Studi Biomedical Sciences FK UIN Jakarta turut berkontribusi dalam rangkaian kegiatan ilmiah.
Kehadiran pembicara dari berbagai negara dan latar belakang keilmuan memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian obesitas. Forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun jejaring akademik dan membuka peluang kolaborasi lintas institusi.
27 Presenter Ikuti Scientific Oral Presentation
Selain sesi pemaparan ilmiah, IMMAN 2026 juga menghadirkan Scientific Oral Presentation yang diikuti 27 presenter. Para presenter tersebut dibagi ke dalam empat breakout room untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka.
Dari masing-masing breakout room kemudian dipilih satu Best Oral Presenter. Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa uang tunai serta pembebasan biaya Article Processing Charge (APC) untuk publikasi di The Avicenna Medical Journal (AMEDJ), jurnal yang diterbitkan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan telah terakreditasi SINTA 3.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap para peneliti untuk terus mengembangkan dan mendiseminasikan hasil penelitian melalui publikasi ilmiah. Dengan demikian, forum IMMAN tidak hanya menjadi ruang presentasi penelitian, tetapi juga mendorong keberlanjutan hasil riset hingga tahap publikasi.
Hadirkan Hands-on Laboratory Training
Rangkaian IMMAN 2026 juga dilengkapi dengan Hands-on Laboratory Training yang diikuti tujuh peserta dari enam fakultas kedokteran.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai institusi, termasuk peserta internasional dari Mesir, Spanyol, dan Siprus. Sementara dari Indonesia, peserta berasal dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, UIN Walisongo Semarang, dan Universitas Trisakti.
Melalui kegiatan berbasis praktik tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengalaman dalam pembelajaran dan penelitian laboratorium. Kehadiran peserta dari berbagai institusi juga memperkuat interaksi serta pertukaran pengalaman di antara akademisi dan calon tenaga profesional di bidang kedokteran.
Lebih dari sekadar kegiatan ilmiah, IMMAN 2026 menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengembangan jejaring, serta penguatan kolaborasi internasional dan antar-institusi. Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai pihak dengan latar belakang akademik dan profesional untuk bersama-sama membahas perkembangan ilmu kedokteran, khususnya terkait obesitas dan ilmu biomedis.
Dengan berakhirnya rangkaian IMMAN 2026, diharapkan jejaring yang telah terbentuk dapat terus berkembang menjadi kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan ilmu kedokteran.
(AAS/NIS)
