Mahasiswa FK UIN Jakarta Ikuti Praktik Manasik Haji, Integrasikan Kompetensi Medis dan Fikih
Mahasiswa FK UIN Jakarta Ikuti Praktik Manasik Haji, Integrasikan Kompetensi Medis dan Fikih

Gedung Kedokteran, Berita FK Online - Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengikuti kegiatan praktik manasik haji sebagai bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan aspek keilmuan kedokteran dengan pemahaman keagamaan. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai simulasi ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembekalan kompetensi bagi calon dokter dalam menghadapi situasi kesehatan di lingkungan ibadah haji secara langsung, di lantai dasar Gedung Kedokteran, Selasa (28/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan berbagai skenario kasus kesehatan yang mungkin terjadi pada jemaah haji. Setiap kelompok dituntut untuk menganalisis dan menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Dosen Program Studi Kedokteran, Alfiah, S.Ag., M.Ag., sekaligus pendamping kegiatan ini menjelaskan bahwa tujuan praktik ini adalah untuk membentuk dua kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa kedokteran, yakni kemampuan medis dan pemahaman fikih haji.

“Jadi tujuannya karena ini mahasiswa kedokteran, di samping mereka memiliki kemampuan fikirnya, fikih haji. Yang utama mereka memiliki skill bagaimana menangani kasus-kasus kesehatan para jemaah haji ketika di ibadah haji,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini memungkinkan mahasiswa untuk memahami kondisi riil yang mungkin terjadi di lapangan, khususnya dalam konteks pelayanan kesehatan jemaah.

“Jadi setiap titik ini ada, setiap kelompok itu dibekali dengan kasus-kasus dan bagaimana cara menanganinya,” lanjutnya.

Selain aspek medis, mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman fikih haji secara mendalam, mulai dari rukun, wajib, hingga hal-hal yang dianjurkan dan dilarang selama pelaksanaan ibadah.

“Karena calon dokter ini harus memiliki dua kompetensi itu, maka di samping ada kasus kedokterannya juga mereka harus mengerti fikih hajinya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu memberikan penanganan medis yang tepat, tetapi juga memahami konteks ibadah yang dijalankan oleh pasien, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif dan humanis.

Praktik manasik haji ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran integratif di FK UIN Jakarta, yang menggabungkan ilmu kedokteran dengan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan memiliki kompetensi profesional sekaligus sensitivitas terhadap kebutuhan spiritual pasien, khususnya dalam situasi ibadah seperti haji.

20260428_101329 (1) 20260428_100346 (1)

(AAS/NIS)