P3KS FK UIN Jakarta Kenalkan Pentingnya Perilaku Mencari Bantuan
P3KS FK UIN Jakarta Kenalkan Pentingnya Perilaku Mencari Bantuan

Berita FK Online - Untuk mendukung berjalannya pendidikan mahasiswa yang memiliki beban pendidikan besar, Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyediakan fasilitas pendukung aktivitas mahasiswa, yang dikepalai Sophie Dwiyanti, S.Psi, Psi., unit konseling dan P3KS yakni, Pusat Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (P3KS). 

Sophie Dwiyanti, S.Psi, Psi., menjelaskan bahwa posisi orang tua penting dalam kehidupan mahasiswa, ia menjelaskan bahwa orang tua diposisikan sebagai focal point dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa. Selain itu, ia menjelaskan bahwa kesehatan mental berkaitan dengan kemampuan individu mengenali dirinya. 

“Untuk mengambil satu definisi yang bisa kita tunjuk\an bahwa kalau orang sehat mental, dia sadar akan kemampuan dirinya. Sadar kemampuan dirinya untuk mengenali emosi. Mengenali bagaimana dia bisa mengelola emosi,” tuturnya,

Tambahnya Sophie Dwiyanti, S.Psi, Psi., mengatakan bahwa, dengan adanya beban pendidikan salah satunya SKS yang mencapai hingga 70 dengan berbagai macam progress test. Ia juga menjelaskan masalah kesehatan mental tidak selalu terlihat “Biasanya mahasiswa tidak selalu mengatakannya secara langsung kalau mereka sedang punya kesulitan. Sesuatu yang tidak terlihat. Tapi sebenarnya mahasiswa mempunyai suatu hal yang ia tutupi dan mungkin membebani,” tuturnya.

Selain itu, ia menekan kembali mengenai kesehatan mental yang tidak selalu terlihat bahwa  kondisi fisik mahasiswa yang terlihat normal seperti tidak ada masalah biasanya selalu menunjukkan kondisi mental yang berbeda dari yang terlihat. Sophie juga mengimbau kepada orang tua untuk memperhatikan kebiasaan pada anak-anaknya. “Harus di-habit-check. Tidur, bisa terlalu banyak atau malah kurang tidur, kita lihat lagi kebiasaan makannya,” imbaunya.

Sebagai unit yang menangani masalah kesehatan mental mahasiswanya, Sophie sebagai kepala unit P3KS banyak memberikan imbauan untuk orang tua bahwa peran dalam memperhatikan dan memberikan motivasi kepada anaknya yang sedang menempuh pendidikan kedokteran adalah hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh anak sebagai mahasiswa kedokteran. Kepekaan terhadap kondisi anak juga diperlukan, karena terkadang anak memberikan sinyal gangguan mental kepada orang tua.

“Nah, tanda-tanda yang sering tidak disadari. Hati-hati, kalau anak bilang, aku capek. Tapi, kalau didengar, aku sudah tak sanggup, artinya jangan jalanin,” tuturnya.

Sophie juga menyampaikan hasil penelitian mengenai students' help seeking behavior.  Dalam konteks kesehatan mental mahasiswa, istilah dalam kesehatan mental mahasiswa ini mengartikan cara mahasiswa mencari bantuan saat mereka sedang punya masalah atau merasa membutuhkan dukungan.

Untuk mengatasi masalah kesehatan mental ataupun kekerasan seksual yang terjadi pada mahasiswa FK UIN Jakarta, Sophie mengimbau kepada orang tua mahasiswa dan sivitas akademika untuk aktif dalam berkomunikasi satu sama lain, kepada Dosen Pembimbing Akademik, Unit Konseling dan hubungan sosial antar teman, keluarga terutama orang tua.

(MA/NIS)