Tembus Tingkat Global, FK UIN Jakarta Kolaborasi bersama Korean Association of Internal Medicine
Tembus Tingkat Global, FK UIN Jakarta Kolaborasi bersama Korean Association of Internal Medicine

Auditorium MK Tadjudin, Berita FK Online - Mewujudkan visi Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk menjadi fakultas kedokteran yang bereputasi internasional, “The Meeting On Developing an AI-Adaptive Assessment and Learning System For Indonesian Medical Students” dilaksanakan dengan kolaborasi bersama Korean Association of Internal Medicine (KAIM) dengan membahas ujian sertifikasi resmi pada  “Examination of the Board of Internal Medicine”, Jum’at (9/4/2026).

Dihadiri oleh Dekan FK, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. dr. Erike Anggraini Suwarsono, M.Pd., Sp.M.K., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, drg. Laifa Annisa Hendarmin, Ph.D., Guru Besar dalam bidang AI, Prof. Dr. Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D., beserta jajaran tenaga pendidik FK UIN Jakarta, turut hadir, tenaga pendidik KAIM, Advisory Board Member, Do Jin, Kim, Advisory Board Member, Jae Hyuk, Do, Executive Director of the Examination Board, Ho Young, Kim dan Cheon Woong, Choi, Director Of The KAIM, Jung Eun, Park, Manager of The KAIM, Mi Gyung, Lee, Assistant Manager of The KAIM, Hye Won, Kim, CEO of M2 Community, Sung Phil, Hong dan CEO of M2PI, Youn Sang, Cho,  Mr. Park Kinam, beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Dekan FK, Dr. dr. Achmad Zaki mengatakan bahwa FK UIN Jakarta komitmen untuk mengikuti perkembangan era teknologi dengan salah satunya berkontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang berbasis AI. “We are committed to embracing this transformation; our vision is medical excellence, and one of our initiatives involves collaborating with South Korea through this event,” jelasnya.

Dilanjut oleh Guru Besar dalam bidang AI, Prof. Dr. Husni Teja Sukmana, ia menjelaskan bahwa KAIM sudah bekerjasama dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) sebelumnya, ia turut merasakan bahwa Fakultas Kedokteran memiliki kemampuan dalam mengelola kecerdasan dalam teknologi untuk membantu kegiatan pendidikan seorang dokter. “I'm very happy, KAIM touches again, not only in FST, but in collaboration with other faculties, I think this is good collaboration. We have there university, about technology or Islamic theology. Today we can discuss AI solutions, each other,” tuturnya.

Sesi pengenalan kolaborasi dan produk AI dibuka oleh Mr. Lee Seung Yong dengan menjelaskan sejarah dari Examination of the Board of Internal Medicine yang berdiri sejak 15 Desember 1945 dan mengganti namanya menjadi The Korean Association of Internal Medicine pada 15 Agustus 1948 dan berjalannya ujian sertifikasi pertama kali ada, 24 Mei 1960 lalu pada tahun 1966 di sertifikasi.

Lalu, pada penjelasan dari perwakilan KAIM, program yang akan dikerjakan dengan kolaborasi, Mrs. Park Kinam menjelaskan mengenai “Presentation of Uses Cases in South Korea” untuk membahas lebih dalam mengenai wawasan berharga tentang implementasi dan penerapan sistem penilaian dan pembelajaran adaptif AI untuk mahasiswa kedokteran di Indonesia. 

Lebih lanjut, ide sistem akan mengarah pada pengembangan ekosistem pembelajaran berbasis AI untuk mendukung penilaian otomatis dan pembelajaran adaptif bagi mahasiswa kedokteran. Sistem ini memanfaatkan AI untuk mengolah bank soal, menganalisis kemampuan mahasiswa, serta memberikan rekomendasi pembelajaran sesuai kebutuhan, dengan tetap melibatkan profesor dalam validasi soal dan menjaga keamanan data. 

Korean Association of Internal Medicine fk

(MA/NIS)