Tingkatkan Kompetensi Klinis, FK UIN Jakarta Selenggarakan Fresh Cadaver Suturing Class
Tingkatkan Kompetensi Klinis, FK UIN Jakarta Selenggarakan Fresh Cadaver Suturing Class

Gedung Fakultas Kedokteran, Berita FK Online - Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan 1st Fresh Cadaver Suturing Class sebagai upaya peningkatan kompetensi keterampilan bedah bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan. Kegiatan yang mengusung tema "Real Anatomy. Real Technique. Real Confidence." berlangsung di lantai 4 Fakultas Kedokteran, Kamis (11/6/2026).

Fresh Cadaver Suturing Class menjadi salah satu pelatihan yang memberikan pengalaman belajar secara langsung menggunakan jaringan anatomi yang mendekati kondisi nyata. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mempelajari teknik penjahitan luka (suturing), tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar penanganan jaringan yang tepat dalam tindakan bedah.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dan instruktur dari bidang bedah plastik yang membagikan pengalaman klinis serta keterampilan praktis kepada para peserta. Materi yang diberikan mencakup teknik dasar hingga pendekatan yang digunakan dalam praktik bedah sehari-hari.

Nilam Permatasari, M.Med.Sc., Sp.BP-RE, menjelaskan pentingnya penguasaan teknik suturing sebagai salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh calon dokter maupun tenaga kesehatan yang berkecimpung dalam bidang klinis. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan pasien dan kualitas hasil tindakan medis yang diberikan.

Sementara itu, dr. Ido Bagus Insani, M.M., M.H.S., Sp.BP-RE, menekankan bahwa pelatihan berbasis fresh cadaver memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih mendekati situasi klinis sebenarnya. Melalui metode tersebut, peserta dapat memahami karakteristik jaringan tubuh secara lebih nyata dibandingkan simulasi konvensional.

Pada kesempatan yang sama, dr. Nur Ariningswati, Sp.BP-RE, menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta saat menghadapi kasus klinis di lapangan. Menurutnya, pengalaman langsung sangat penting untuk membangun ketelitian, keterampilan motorik, dan kemampuan pengambilan keputusan dalam tindakan medis.

Selanjutnya, dr. Dwi Wicaksono, Sp.BP-RE, Subsp.M.K.(K), mengajak peserta untuk terus mengembangkan kemampuan klinis melalui latihan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kompetensi bedah tidak dapat diperoleh hanya melalui teori, melainkan membutuhkan proses pembelajaran yang konsisten dan pengalaman praktik yang memadai.

Melalui penyelenggaraan Fresh Cadaver Suturing Class ini, FK UIN Jakarta berharap dapat terus menghadirkan program pelatihan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan ilmu kedokteran. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.

Fresh Cadaver Suturing Class

(AAS/NIS)