Undang Wali Mahasiswa, FK UIN Jakarta Paparkan Workflow Kegiatan Akademik
Undang Wali Mahasiswa, FK UIN Jakarta Paparkan Workflow Kegiatan Akademik

Auditorium Prof. MK. Tadjudin, Berita FK Online - Melanjutkan tahap Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) kepada mahasiswa baru, FK UIN Jakarta turut mengadakan tahapan sosialisasi pengenalan kepada wali mahasiswa. Pada sosialisasi ini, tenaga pendidik FK UIN Jakarta menjelaskan berbagai alur akademik dari transparansi penggunaan Uang Kuliah Tunggal (UKT), kalender akademik, layanan psikologi, organisasi mahasiswa hingga etika perizinan mahasiswa FK, dilaksanakan di Auditorium Prof. MK.Tadjudin dengan hybrid zoom meeting, Kamis (10/9/2026).

Sosialisasi dihadiri oleh Dekan FK UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS., Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. dr. Fika Ekayanti, M.Med.Ed., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. dr. Erike Anggraini Suwarsono, M.Pd., Sp.M.K., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, drg. Laifa Annisa Hendarmin, Ph.D., Kepala unit layanan konseling dan P3KS, Sophie Dwiyanti, S.Psi., Psi, Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Fakultas Kedokteran  Sundus Nuzulia, S.Sos., M.Si., Kepala Program Studi Kedokteran, dr. Marita Fadhilah, Dr.Med.Sc. Kepala Program Studi Profesi Dokter, dr. Risahmawati, Ph.D., dan lebih dari 100 wali mahasiswa baru.

Dekan FK, Dr. dr. Achmad Zaki dalam pemaparannya menyampaikan mengenai logo, visi dan misi FK UIN Jakarta. Menjadi sorotan, ikon FK yang bertuliskan ‘Iqra’ yang berartikan ‘baca’ memiliki arti dorongan untuk mahasiswa FK. Selain itu, ‘Iqra’ menjelaskan kepanjangan dari Integrative, Qualified, Research in Academic Culture sebagai slogan identitas FK UIN Jakarta.

“Ikon kita yg merupakan ayat pertama kali turun 'Iqra', saya ingin setiap yang masuk ke kampus ini, pertama kali yg dilihat adalah ‘baca’, karena siapapun mhs kedokteran maupun alumni yg sudah melewati tahapan pendidikan akan paham kata yg paling sering muncul dari siapapun yaitu 'baca' dan kita jadikan itu sebagai tata nilai kita,” jelasnya.

Dekan FK, Dr. dr. Achmad Zaki turut menjelaskan visi misi, sejarah terbentuknya FK, sejarah pimpinan termasuk sosok Prof. Azyumardi Azra yang berjasa dengan inisiasi membangun Fakultas Kedokteran di UIN, mitra dan jumlah alumni yang sukses menjadi seorang dokter di kancah nasional maupun internasional.

Dilanjutkan pemaparan oleh para wakil dekan, diawali oleh Dr. dr. Fika Ekayanti, M.Med.Ed., yang menjelaskan bahwa FK UIN Jakarta memiliki berbagai macam program studi spesialis seperti paru dan obgyn juga biomedis. Menjelaskan lebih mendalam, Dr. dr. Fika mengatakan untuk perjalanan pendidikan, mahasiswa dituntut untuk serius dalam belajar dengan mempertahankan IPK sesuai standar, hal ini dipertegas oleh Dr. dr. Fika, bahwa FK memiliki sistem evaluasi mahasiswa pada setiap semester 2,4, dan 6.

“Pada semester 2, 4 dan 6 kita akan ada penilaian ulang untuk mahasiswa, tahapan evaluasi pada semester 2, 4 dan 6 menjadi penentu untuk mahasiswa apakah anak tersebut di Drop Out atau tidak kepada mahasiswa yang memiliki semangat pendidikan rendah dan berakibat kepada jejak pendidikannya,” jelasnya.

Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. dr. Erike Anggraini melanjutkan pemaparan, ia menjelaskan mengenai transparansi penggunaan dana UKT mahasiswa. 

“Saat ini, penggunaan dana salah satunya disalurkan kepada langganan akses jurnal ilmiah yang mencapai hingga 1,2 miliar, selain itu dana juga digunakan untuk penyediaan rumah sakit untuk praktek mahasiswa, pendaftaran untuk kegiatan pendukung akademik yang dibutuhkan mahasiswa seperti lomba, pemeliharaan sarana dan prasarana dan dukungan untuk kegiatan kemahasiswaan seperti DEMA, SEMA, outgoing student, untuk pembayaran lainnya tidak ada, jadi untuk operasional pendidikan di FK UIN Jakarta hanya membayar UKT saja,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan lebih lanjut bahwa, kampus tidak mempersulit untuk pembayaran UKT, FK UIN Jakarta memiliki sistem penyesuaian UKT yakni penurunan kelompok UKT  dengan syarat ketentuan yang disesuaikan dengan keadaan mahasiswa dan cicilan UKT.

Melanjutkan paparan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, drg. Laifa Annisa Hendarmin, Ph.D., menjelaskan bahwa adanya bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama untuk merangkul mahasiswa dalam upaya mengembangkan soft skill dan hard skill mahasiswa di bidang peminatan non-akademik. 

“Di FK, terdapat organisasi kemahasiswaan seperti, Dewan Eksekutif Mahasiswa atau sering disingkat menjadi DEMA, ini seperti BEM pada universitas lain ya, ada juga Senat Mahasiswa atau SEMA, ada juga Center for Medical Student Activities atau CIMSA, UIN Syahid Medical Rescue atau USMR,” Jelasnya

Selain itu, dukungan kepada mahasiswa juga diberikan melalui beasiswa yang bekerjasama dengan kampus seperti KIP Kuliah, Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE), Beasiswa Afirmasi, Social Trust Fund (STF), Beasiswa Indonesia Bangkit, Cendekia BAZNAS dan lainnya.

Sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan mengenai tersedianya unit layanan konseling untuk mahasiswa FK UIN Jakarta yang dipaparkan oleh Sophie Dwiyanti, S.Psi., Psi., Program Studi Profesi, magister dan lanjutannya lainnya seperti spesialis yang dijelaskan oleh Kepala Program Studi Profesi Dokter, dr. Risahmawati, Ph.D..

Untuk segala informasi mengenai FK UIN Jakarta seperti prestasi mahasiswa dan informasi pendidikan lainnya dapat diakses pada laman sosial media Instagram FK UIN Jakarta.

(MA/NIS)